personalloansox.com Ratu Keraton Agung Sejagat bukan Warga Kalibata

personalloansox.com Ratu Keraton Agung Sejagat bukan Warga Kalibata

personalloansox.com Ratu Keraton Agung Sejagat bukan Warga Kalibata

personalloansox.com Ratu Keraton Agung Sejagat bukan Warga Kalibata – Dari viral nya vidio Raja dan Ratu yang menggemparkan indonesia dan media.

Jakarta Selatan, Maman Suraman membantah jika Fani Aminadia, perempuan yang mengaku sebagai Ratu Keraton Agung Sejagat merupakan salah satu warganya.

Dikatakan Maman saat di hubungi di Jakarta hari Rabu (15/01/2020).

Barusan dari polsek yang juga menanyakan hal sedemikian rupa dan sudah di cek di daftar nama.” Terang dia.

Belakangan ini banyak pihak yang bertanya tanya kepada Maman terkait dengan latar belakang FAni Aminadia, pasalnya Fani disebut sebagai warga Kalibata, Jakarta Selatan.

Namun dari fakta yang telah terungkapkan saat Kapolda Jawa Tengaj Irjen Rycko Amelza Dahniel telah mengatakan Fani memiliki KTP dengan alamat Kalibata.

Dari fakta yang terungkap, Fani tidak ada hubungan dengan Raja yang bernama Sinuwun Totok Santoso Hadiningrat (42).

Setelah di selidiki, Fani dan Totok hanyalah teman, sementara itu Totok benar di nyatakan pernah tinggal di Jakarta.

Totok sempat tinggal di Kawasan Kampung Badan Ancol, Pademangan Jakarta Utara.

Berita yang tersebar luas dan menjadi viral, namun kini Fani dan Totok terjerat hukum pidana di penjara.

Dari KTP Totok tinggal di jalan Mangga Dua VII RT 012/RW 005, kelurahan Ancol, Pademangan Jakarta Utara.

Bersama dengan Lurah Ancol Rusmin dan awak media yang menulusuri kediaman Totok sesuai dengan KTP.

Didampingi juga seseorang tokoh masyarakat, bernama Ramosin dan kami harus masuk ke stasiun Badan untuk melihat bekas rumah.

personalloansox.com Ratu Keraton Agung Sejagat bukan Warga Kalibata

Dari atas peson Ramosin kemudian menunjuk lehan kosong yang dibatasi oleh tembok beton.

Di sana lah saat itu, namun tidak ada rumahnya ,” Kata Ramosin kepada awak media.

Dulunya Totok emang pernah tinggal di sana pada tahun 2016, namun paska terjadinya kebakaran yang melanda pemukiman di pinggir rel itu dan Totok pindah.

Kepolisian merespon dengan melakukan penyelidikan yang detail dan hasilnya, Totok di duga telah melakukan penipuan terhadap warga dan menyampaikan berita palsu dan penipuan.