personalloansox.com Rencana Pembunuhan Hakim PN Medan oleh Istrinya

personalloansox.com Rencana Pembunuhan Hakim PN Medan oleh Istrinya

personalloansox.com Rencana Pembunuhan Hakim PN Medan oleh Istrinya

personalloansox.com Rencana Pembunuhan Hakim PN Medan oleh Istrinya – Diketahui sebanyak 54 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan terhadap hakim Pengadilan Negeri Medan.

Hakim pengadilam Negeri Medan Jamaludin (55), yang di peragakan dalam rumah korban di sebuah rumah putih yang berlantai 3, Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/01/2020).

Di dampingi pihak kejaksaan Negeri Polrestabes, rekontruksi ini untuk melengkapi seluruh kelengkapan berkas perkara kepada Jaksa penuntut umum.

Dia menjelaskan bahwa reorganisasi adalah untuk membantu jaksa penuntut dalam mengatur penuntutan atau permintaan dari rencana ke eksekusi, karena yang dituntut jaksa adalah Pasal 340 konspirasi pembunuhan.

Pada 24 November 2019, tiga tersangka mengadakan pertemuan terakhir untuk mengkonfirmasi kesiapan, salah satunya mengidentifikasi istri korban.

Mereka juga sepakat bahwa para korban terbunuh. Kemudian, pada 25 November 2019, istri korban menyumbangkan uang untuk membeli peralatan yang digunakan oleh para penyerang selama eksekusi, termasuk sarung tangan, jaket, dan dua unit ponsel. “Ini yang saya katakan saya menggunakan ponsel yang hanya digunakan untuk menjalankan,” jelasnya.

Kepala Urusan Umum Kepolisian Sumatera Utara, Sekretaris Polisi Tatan Dirsan Atomaja mengatakan bahwa rekonstruksi tersebut memiliki 54 adegan yang dipajang di rumah. “Ada 54 adegan rekonstruksi di sini (rumah korban),” katanya.

Pembangunan kembali Fase II di rumah korban menjadi perhatian masyarakat sekitar yang berkumpul pagi ini.

personalloansox.com Rencana Pembunuhan Hakim PN Medan oleh Istrinya

Rekonstruksi di rumah ini dimulai sekitar 10,45 waktu Indonesia Barat setelah kedatangan Kepala Inspektur, Kepala Inspektur Kepolisian Daerah Sumatera Utara, di lokasi.

Warga berulang kali bersorak pada JP, RF, dan ZH yang mencurigakan ketika turun dari kendaraan lain yang membawa mereka dari rumah mereka sebelumnya di Perumahan Graha Johor, tidak jauh dari rumah korban.

Teriakan berserakan oleh penduduk yang berteriak pada istri korban, ZH, dan mengeluh “pembunuh.” Rekonstruksi dimulai dengan adegan mobil Camry tiba di depan rumah. ZH turun dari mobil dan membuka pagar.