personalloansox.com Banjir terjadi Kembali dan Gubernur yang Disalahkan

personalloansox.com Banjir terjadi Kembali dan Gubernur yang Disalahkan

personalloansox.com Banjir terjadi Kembali dan Gubernur yang Disalahkan

personalloansox.com Banjir terjadi Kembali dan Gubernur yang Disalahkan – Banjir yang terjadi kembali, kali ini hujan turun bahkan lebih dari 2 jam.

Banjir yang terjadi, masyarakat pun resah, menyalahkan Gubernur.

Warga Pesaki Rusnawa di Kalideres, Jakarta Barat, mengeluhkan banjir yang terjadi awal tahun ini. Dia melihatnya sebagai bukti buruknya kinerja pemerintah negara bagian.

Seorang warga Willie, 33, mengatakan dia kecewa dengan kepemimpinan Gubernur Anisebas Wedan.

Ya, sebelumnya, dari era sebelumnya, dari periode sebelumnya, ada baiknya kalau tidak ada banjir menurut saya, “katanya, Kamis (2/1).

Banjir Jakarta tidak bisa dihindari. Banjir itu disebabkan oleh hujan ekstrem yang terus mengguyur ibukota.

Karena banjir masih terjadi di Jakarta, warga membandingkan gubernur saat ini Agn├Ęs Baswedan dengan Basqui-Jahja Purnama atau Ahok. Anies telah menerapkan konsep naturalisasi untuk meminimalkan dampak banjir di Jakarta.

Kami sudah melihat 2019, dan kami akan melihat hasilnya pada akhir tahun ini,” kata Anise dari distrik Monas di Jakarta Pusat, Kamis, 2 Mei 2019.

Anies Baswedan mengunjungi warga Pesakih Rusunawa, Kamis (2/1) siang. Willie ingin kedatangan Anise lebih dari sekadar pemrosesan gambar. “Sebagai gubernur, itu harus lebih baik,” katanya.

Willie mengatakan dia telah tinggal di flat itu sejak 1986. Selama periode yang panjang ini, ia adalah orang kedua yang merasakan banjir saat tinggal di pemukiman.

personalloansox.com Banjir terjadi Kembali dan Gubernur yang Disalahkan

Willie mengatakan banjir tahun ini lebih buruk daripada tahun 2007, dan merasakan banjir pertama di Lusnawa.

Anies telah menerapkan konsep naturalisasi untuk meminimalkan dampak banjir di Jakarta. “Kami sudah melihat 2019, dan kami akan melihat hasilnya pada akhir tahun ini,” kata Anise dari distrik Monas di Jakarta Pusat, Kamis, 2 Mei 2019.

Ahok, sementara itu, berpikir bahwa banjir di Jakarta tidak dapat diatasi tanpa normalisasi sungai. “Itu sebabnya tidak mungkin jika sungai tidak dinormalisasi (banjir dapat diselesaikan),” kata Ahok pada hari Jumat, 17 Februari 2017, di balai kota Jakarta Pusat.